RSS
Tampilkan postingan dengan label Tentang Hatiku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang Hatiku. Tampilkan semua postingan

Setelah Patah Hati


Setelah mencintai...
aku pikir itu yang terakhir, yang kuberikan seluruhnya hanya untuk dia, yang ku banggakan, yang ku harapkan,yang selalu ku doakan

Setelah menjalani...
ternyata tak semudah yang ku kira.  Hanya aku yang mencintai, tidak dengannya.  Rasaku dan rasanya berbeda, harapanku dan harapannya berbeda, mimpiku dan mimpinya berbeda

Setelah patah hati...
Aku tak ingin melupakan.  Aku hanya ingin dia.  Aku hanya butuh dia.  Aku tak berharap segera sembuh dari patah hati, aku hanya berharap dia kembali.  Sampai kapanpun.

Setelah patah hati...
Aku pikir aku tidak akan bisa lahit melihat laki-laki lain.  Semua cinta sudah sudah kuberikan untuk dia yang meninggalkan, semua harap sudah kugantungkan pada dia yang menyia-nyiakan.  Tertutup sudah hatiku untuk orang lain, terlalu kuberikan semua rasaku untuknya, hingga ku yakini tak ada lagi yang tersisa untuk memulai dengan yang lain.

Aku tak ingin sembuh dari luka itu...
aku hanya ingin dia kembali...

Setelah patah hati...
Ternyata Tuhan masih mengirimkan aku seorang penyelamat. Seorang laki-laki yang datang dari masa kecilku.  Seorang bocah yang pernah mencoba menjadi kekasih masa laluku.  Seorang anak laki-laki yang hampir 10 tahun lalu selalu ada di mimpiku.  Anak laki-laki yang suaranya selalu aku tunggu terdengar lewat telepon rumahku.  Anak laki-laki yang membuat dadaku berdebar dan mengenal cinta di usia belia.

NURIEF AGUSTA PRADANA
Bagai malaikat penyelamatku, diusapnya air mataku, dikatakannya kalimat-kalimat cinta yang tulus, diajak ku masuk ke dunianya, dunia yang kini membuatku kembali punya harapan untuk berharap, membuatku kembali punya kepercayaan untuk percaya.
Sama sekali tidak pernah aku bayangkan, anak laki-laki yang dulu begitu aku puja, begitu ku tunggu sapaannya di sekolah, kini ada di hadapanku.  Tanpa ragu menggenggam tanganku bahkan memelukku.
Sama sekali tidak pernah aku bayangkan, remaja laki-laki yang dulu hanya membelikanku es krim, mengajakku berkeliling kota dengan seragam putih abu-abu kita, kini bahkan dia berikan semua harapannya, semua cintanya, dunianya, hanya untukku.
Dan sama sekali tidak pernah aku bayangkan, bertahun-tahun kita saling melupakan, justru kini sepanjang waktu selalu dia yang ada dalam pikiranku.  Selalu dia yang aku rindukan.

Rahasia Tuhan pasti lebih indah.
Setelah patah hati, aku kehilangan sebelah hatiku.  Namun kini ku temukan kembali, bukan hanya sebelah hati tapi kutemukan duniaku dalam dirinya
Setelah patah hati, air mata tak henti mengalir, namun dia telah menggantikannya dengan senyum dan tawa
Setelah patah hati, hilang semua harapan dan kepercayaanku, namun dia menggantinya dengan harapan dan kepercayaan bahwa akulah nanti yang akan mendampingi hidupnya sampai tua nanti

Terimakasih Tuhan, he's miracle :)

Untuk Jodohku (entah siapa)


Waktu lihat ibu-ibu muda yang lagi hamil, rasanya pengeeeeennn banget cepet nikah trus hamil di usia yang belum terlalu tua :)
sayangnya belum ada calon suaminya :D
usiaku udah dua puluh tahun.  dulu aku punya target nikah di usia 25 tahun. Tapi rasanya mustahil :D
kuliahku aja masih ada 3 tahun lagi.  Belum lagi pendidikan profesi yang harus aku tempuh lagi setelah lulus kuliah selama satu tahun.
Tapi keinginan nikah muda itu masih aja terus ada di otakku.
Aku tau calon seperti apa yang aku inginkan.
Laki-laki yang jujur, bertanggung jawab, dan setia.  Aku mau laki-laki yang selalu mengutamakan keluarga, yang selalu mengajarkanku sesuatu yang baik, yang selalu menyempatkan untuk menjadi imam di setiap ibadah lima waktuku, yah minimal Subuh, Magrib, Isya'.  Lalu aku akan mencium tangannya setiap kali aku selesai melakukan salam di akhir shalatku.  kemudian dia mendoakan keluarga kita, indahnya :)

Copyright 2009 EchAmazing. All rights reserved.
Free WPThemes presented by Leather luggage, Las Vegas Travel coded by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy